SILATURAHMI DAN BUKA BERSAMA CIVITAS PSP

1497499129873

[PRESS RELEASE SILATURAHMI DAN BUKA BERSAMA CIVITAS PSP]

Telah dilaksanakan silaturahmi dan buka bersama telah dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2017 di Auditorium Sumardi Sastrakusuma FPIK IPB dengan bertemakan ‘KURMA’ yaitu Kebersamaan Untuk Ramadhan Penuh Hikmah.

Silaturahmi dan buka bersama PSP di hadiri oleh PSP angkatan 50,51,52,53 dan juga dosen PSP yaitu, Dr. Ir. Budhi Hascaryo Iskandar, M.Si , Dr. Iin Solihin S.Pi, M.SI , Dr. Mochammad Riyanto S.Pi, M.Si , Dr. Ir. Zulkarnain M.Si

Sambutan pertama di sampaikan oleh Ketua Pelaksana yaitu M. Iqbal Nashrudin dan sambutan kedua oleh Regi Darmawan selaku Ketua HIMAFARIN 2017. Kemudian dilanjutkan pemamparan materi Ramadhan oleh bapak Dr. Iin Solihin S.Pi, M.Si

Setelah itu dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan sholat maghrib berjama’ah. Acara ditutup pada pukul 19.00

1497499132650

1497499135053

Share/Bookmark
Categories: Berita Kampus dan Akademik | Leave a comment

coming soon web

FESTANAS

Read more »

Categories: Berita Kampus dan Akademik | Leave a comment

Ikan Terkecil Di Dunia

IMG_4407

Paedocypris progenetica adalah sejenis ikan dari genus Paedocypris yang dilaporkan sebagai ikan terkecil di dunia. Spesies ini termasuk juga sebagai organisme bertulang belakang terkecil di dunia, hingga Januari 2012 ketika ditemukannya organisme yang lebih pendek, sejenis katak yang dinamai Paedophryne amauensis. Ikan jenis ini hidup di daerah rawa-rawa tanah gambut di pulau Sumatra dan Bintan, Indonesia. Pada usia dewasa, Paedocypris progenetica memiliki panjang rata-rata 7,9 mm. Panjang maksimum betina 10.3 mm (0.41 inch), sedangkan panjang maksimum jantan 9.8 mm (0.39 inch).
Ikan ini hidup dengan mengunyah plankton di dekat dasar rawa, dan karena ukurannya yang kecil, dapat tetap bertahan hidup ketika daerah tempat tinggalnya dilanda kekeringan dengan berlindung di genangan air terdangkal di rawa-rawa. Otak Paedocypris progenetica tidak dilindungi oleh tengkorak kepala, dan betinanya hanya mampu menghasilkan beberapa butir telur. Saat ini kehidupan Paedocypris progenetica terancam akibat dirusaknya habitat mereka oleh tindakan manusia.
———–
“We Want You To Be One Of Us To Help The Fisherman And To Feed The Hungry World”
Departemen Pengembangan dan Keprofesian
Himafarin IPB 2017
Kabinet Huhate
@himafarinipb
himafarin.lk.ipb.ac.id

Categories: Berita Kampus dan Akademik | Leave a comment

Ikan Terbesar Di Dunia

      IMG_4408

Hiu Paus atau Cucut geger lintang (Rhincodon typus) merupakan jenis ikan terbesar yang masih hidup di dunia. Cucut ini adalah satu-satunya anggota dari marga Rhincodon dan suku Rhincodontidae (disebut Rhiniodon dan Rhinodontidae sebelum 1984), termasuk subkelas Elasmobranchii pada kelas Chondrichthyes. Geger lintang mulai dikenal dunia ilmu pengetahuan pada April 1828, ketika seekor ikan dari jenis ini terkena harpun di Afrika Selatan. Spesimen sepanjang 4.6 meter (15.1 ft) itu kemudian dideskripsi pada tahun berikutnya oleh Andrew Smith, seorang dokter tentara dan ahli zoologi yang tinggal di Cape Town.  Ukuran rata-rata ikan dewasa diperkirakan sekitar 9.7 meter (31.8 ft) dan seberat 9 ton. Hiu paus memiliki mulut yang berukuran besar, hingga selebar 1.5 meter (4.9 ft) yang berisikan 10 lembaran penyaring dan sekitar 300 hingga 350 deret gigi kecil-kecil. Cucut geger lintang merupakan salah satu dari tiga spesies cucut, yang diketahui makan dengan cara pasif, yaitu dengan membuka mulutnya lebar-lebar dan menyaring air laut. Makanannya di antaranya ialah plankton, krill, larva kepiting pantai, makro alga, serta hewan-hewan kecil nektonik seperti cumi-cumi atau vertebrata kecil. Ikan ini termasuk golongan ikan yang tidak berbahaya bagi manusia.
———–
“We Want You To Be One Of Us To Help The Fisherman And To Feed The Hungry World”
Departemen Pengembangan dan Keprofesian
Himafarin IPB 2017
Kabinet Huhate
@himafarinipb
himafarin.lk.ipb.ac.id

Categories: Fisherman Edu | Leave a comment

S__20521017

[PKM-M PSP]

“Saung Laskar Halimun” Program Kolaborasi Mahasiswa IPB dengan Masyarakat Malasari Guna Melestarikan Seni Budaya Lokal

Senin (17/4), telah dilaksanakan acara Grand Opening Saung Laskar Halimun yang bertempat di SDN Malasari 01, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Acara Grand Opening yang dihadiri oleh Sekretaris Desa Malasari, Ketua komite sekolah, Kepala Sekolah SDN Malasari 01 dan staff jajarannya, Penggiat kesenian setempat, Pengelola Pariwisata Desa Malasari, Ketua RT, Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat, Warga setempat, Siswa SD Malasari, Dosen pembimbing, dan juga Presiden Mahasiswa beserta Menteri Pendidikan, Keilmuan dan Prestasi BEM KM IPB 2016/2017 ini dimulai pada pukul 10.00 waktu setempat. Saung Laskar Halimun merupakan suatu Program Kreativitas Mahasiswa yang bergerak di bidang pengabdian masyarakat, diamanahkan dan juga didanai langsung oleh Kemristekdikti yang berfokus pada regenerasi dalam upaya pelestarian seni budaya dengan kearifan lokal yang ada di salah satu desa terpencil dan terluar di Kabupaten Bogor, yaitu Desa Malasari. Regenerasi budaya yang dimaksud di sini adalah regenerasi kebudayaan seni Degung (Laskar Degung) dan juga seni tari (Laskar Tari).

“Berawal dari kegiatan pengabdian mengajar di desa Malasari selama 3 minggu pada bulan Agustus 2016 kemarin bersama organisasi IPB Mengajar, kami sambil mengamati permasalahan yang ada di desa, salah satu poin yang kami catat adalah kebudayaan lokalnya. Bisa dibilang cukup miris, potensi kebudayaan yang begitu besar ini tidak dibarengi dengan pelestarian dan regenerasi, padahal Malasari merupakan desa wisata dan desa sejarah sebagai awal pembentukan kabupaten Bogor. Kami tidak ingin kebudayaan disini hilang, maka dari itu saya dan teman-teman dari IPB ingin sekali melestarikan kebudayaan desa ini. Jika kebudayaan Malasari terjaga, promosi ditingkatkan, pariwisata dikembangkan, insyaAllah pendapatan asli daerah juga ikut meningkat. Masyarakat pun juga insyaAllah semakin sejahtera. Kami memohon bantuan dari semua masyarakat desa untuk saling membantu dalam kegiatan ini”, sambutan ketua pelaksana PKM Saung Laskar Halimun (Shidiq Lanang Prasetiyo).

Dalam kesempatan ini pula Presiden Mahasiswa BEM KM IPB 2016/2017 (Panji Laksono) juga menuturkan dalam sambutannya bahwa “kebudayaan merupakan sebuah identitas suatu daerah yang tidak boleh hilang di tengah masyarakat” serta beliau menjelaskan tentang peran mahasiswa dalam pengabdian masyarakat terutama pelestarian seni budaya.

Dosen Pembimbing PKM Saung Laskar Halimun (Ibu Dr. Roza Yusfiandayani, S.Pi) menjelaskan tentang arti pentingnya suatu kebudayaan, dosen muda yang pernah merasakan pendidikan di Jepang ini juga sempat menceritakan tentang kebudayaan disana, “di Jepang, terkenal dengan teknologi dan perkembangan jamannya yang semakin canggih, namun herannya kebudayaan mereka masih dipegang teguh, tidak terganti atau terhapus oleh kebudayaan asing. Mereka sangat melestarikan kebudayaannya.”

Bapak Yoyok, selaku Ketua Komite sekolah di dalam sambutannya mengatakan bahwa, “Kegiatan ini sangatlah bagus, insyaAllah nanti akan kami usulkan untuk menjadi ekstrakurikuler, bukan untuk kelas VI saja tetapi dimulai dari kelas IV sampai kelas VI supaya regenerasi mulai dilakukan sejak kelas IV.”

Target peserta untuk Saung Laskar Halimun ini adalah anak-anak SD dan SMP yang ada di Desa Malasari, namun tidak menutup kemungkinan peserta juga ada yang datang dari para pemuda dan orang tua sebagai bentuk partisipasi dalam pelestarian seni budaya Malasari. Bapak sekretaris desa, Sukandar juga menambahkan bahwa beliau dan jajaran staff pengurus desa bersedia dan siap untuk ikut andil dalam mengikuti program ini.
“Saya sudah memberitahukan ke seluruh perangkat desa dan mereka menyatakan mendukung penuh, siap, dan bersedia untuk ikut dalam program ini”, terangnya.
Puncak dari Grand Opening ini ditandai dengan penyerahan angklung oleh ketua pelaksana PKM Saung Laskar Halimun kepada Sekretaris Desa Malasari dan pembunyian angklung secara bersama-sama sebagai bentuk simbolis dibukanya program Saung Laskar Halimun serta serah-terima pemberian bantuan alat musik berupa angklung, calung, kecapi, dan kendang sebagai fasilitas untuk mempermudah masyarakat dalam latihan seni.

Setelah penyerahan angklung, acara diakhiri dengan penampilan permainan angklung yang dimainkan oleh murid kelas VI SDN Malasari 01.
“Kami berharap anak-anak dan warga Desa Malasari semakin semangat dalam melestarikan dan menjaga kebudayaan milik kita sendiri. Kami juga berterimakasih banyak kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam pengadaan dan berjalannya program yang positif ini”, imbuh pak Sukandar.
———————————————-
“We want you to be want of us to help the fisherman and to feed the hungry world”

#PSPGOESTOPIMNAS
———
Departemen Pengembangan Keprofesian
Kabinet Huhate
Himafarin IPB 2017
@himafarinipb

Categories: Berita Kampus dan Akademik | Leave a comment

Talk Show Perikanan Tangkap di UNDIP

17931930_1916333151945233_278795166226055168_n

[PRESS RELEASE]

-15/04/2017-

Perwakilan Delegasi FPIK IPB yang dihadiri Regi Darmawan dan Fajar Dwi A mengikuti acara Talk Show Perikanan Tangkap yang dilaksanakan di Universitas Diponegoro. Talk show ini bertemakan “Sumberdaya Laut Terjaga, Nelayan Sejahtera”. Pembicara terdiri dari :

Pembicara sesi 1 :
1. Ir. Wahid M.Si (kepala BBPI Semarang)
2. Imron Rosyidi S.Pi , M.App.Sc (Kasubdit Permesinan dan Operasional Kapal Perikanan Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan)
3. Ir. Sakina Rosellasari M.Si , M.Sc (Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah)

Pembicara sesi 2 :
1. Prof. Dr. Ir. Mulyono S. Baskoro M.Sc (guru besar FPIK IPB)
2. Rahmad Handoyo S.Pi M.M ( komisi iv DPR RI)
3. Djoemali (perwakilan himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) )
Hasil talk show mengenai pelarangan penggunaan alat tangkap cantrang dikarenakan alat tangkap tersebut tidak ramah lingkungan, dari 100% hasil tangkapan hanya 40% yang dapat dimanfaatkan dan bernilai ekonomis sedangkan 60% lainnya tidak bernilai ekonomis. Oleh karena itu perlu adanya alat tangkap alternatif lain yang lebih selektif yakni gillnet, pancing dll. Namun disisi lain, dengan adanya pelarangan alat tangkap cantrang banyak nelayan kecil yang mengalami kesulitan karena tidak dapat menangkap ikan dengan alat tangkap cantrang.

Beberapa solusi didapatkan yakni dengan adanya alat tangkap pengganti, mata pencaharian alternatif, dan segi manajemen yang perlu diperhatikan dalam menjaga sumber daya laut. Peraturan dan hukum harus tetap dilaksanakan serta kedaulatan harus ditegakkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Jayalah Perikanan Berkelanjutan!

#SeminarFPIKUndip
#KerjaNyataMeraihCita
#BeBraveBeRight
#Himafarin
#HUHATE
#Cfpik

@himafarinipb
@himadepta_undip
@fpik_ipb
http://himafarin.lk.ipb.ac.id

Categories: Berita Kampus dan Akademik | Leave a comment

HARI NELAYAN

17818273_1400575776671138_9007710858360389632_n

  • [SELAMAT HARI NELAYAN NASIONAL 2017]

    Sungguh berat perjuanganmu, berjam-jam terombang-ambing di lautan luas tak turut membuat mu lelah. Rasa khawatir keluarga pun turut serta menemani mu sejak kepergian mu melaut.

    Sungguh perjuangan mu itu sangat berarti besar untuk kami. Namun, masih banyak diantara kalian yang hidup dalam kemiskinan dan kesengsaraan.

    Baju lusuh dan seadanya selalu menghiasi hari-hari kerasmu ketika mengarungi deguban ombak, menyisiri pesisir negeri ini hanya untuk sesuap nasi. Namun semangatmu sungguh membuat hati ini bergetar. Kau tetap terlihat kuat bahkan ketika hasil tangkapan yang tak menentu

    Terimakasih Nelayan

    6 April 2017

    #HUHATE
    #CFPIK
    #SelamatHariNelayan2017

    Himafarin IPB 2017
    @himafarin_IPB
    http://himafarin.lk.ipb.ac.id

Categories: Hari Besar | Leave a comment

PRESS RELEASE STUDI BANDING DENGAN SEKOLAH TINGGI PERIKANAN

17596219_1899645023648103_4222741992079097856_n

Salam perikanan! [Sabtu (01/4)] lalu, telah dilaksanakan studi banding dengan Sekokah Tinggi Perikanan Jakarta mengenai bidang keilmuwan Teknologi Penangkapan Ikan dari STP dan menjelaskan tentang gambaran umum kerja lapang yang di lakukan oleh taruna STP. kegiatan ini melibatkan taruna-taruna dari STP dengan pembicara Dahrul Akhbar (Taruna STP Jurusan Teknologi penangkapan ikan), Harbani Sitepu (Taruna STP Jurusan Teknologi penangkapan ikan), Prastantyo Imam Fauz (aruna STP Jurusan Teknologi penangkapan ikan yang menjabat sebagai pjs komandan batalyon), beserta 3 taruna STP lainnya dan dosen di laboratorium kapal, antara lain; Herry Choerudin S.St.Pi.,M.Si. (Kalo pak hery itu sebagai dosen dan perwira 1 atau chip officer kapal madidihang03), Afrina kusdinar S.St.Pi.,M.Sc (sebagai dosen dan perwira 2 kapal madidihang 03)
Hasil diskusi dapat dilihat pada laman berikut:
http://bit.ly/2oMToWn
Semoga dari kegiatan tersebut, dapat menerapkan ilmu yang telah di dapat dan bisa terus menjadi pioner buat perikanan yang lebih maju.

Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu-nunggu. ~ William Feather

Narahubung:
Nugrah (082213477357)
Terima kasih.
——————————-
#C-FPIK
#StudiBanding
#SekolahTinggiPerikanan

Departemen Hubungan Eksternal
Himafarin IPB 2017
Kabinet Huhate
@himafarinipb

Categories: Berita Kampus dan Akademik, Event | Leave a comment

PRESS RELEASE DISKUSI KERUSAKAN KARANG DI RAJA AMPAT OLEH KAPAL PESIAR CALEDONIA

17586652_1658176771158956_6691298372717903872_n

Salam perikanan! [Jumat (24/3)] lalu, telah dilaksanakan forum diskusi mengenai kerusakan terumbu karang oleh kapal pesiar MV Caledonia Sky di Raja Ampat. Forum diskusi ini berjalan sangat interaktif dengan pembicara Ahmad Solihin S.Pi, MH (Dosen Hukum Laut, PSP IPB) dan Dr. Deni Achmad Soeboer S.Pi, M.Si (Staff Ahli Perkapalan, PSP IPB)
Hasil diskusi dapat dilihat pada laman berikut:
http://bit.ly/2onLL9L
Semoga dari diskusi tersebut, dapat membuka pikiran kita selaku civitas FPIK yang utuh dan peduli dengan keberlangsungan sumberdaya perikanan dan kelautan di Indonesia. “Masa depan tergantung dari apa yang kita lakukan hari ini.” (Mahatma Gandi)
Narahubung:
Atika (082137746169)
Terima kasih.
———–
#SaveOurCoralReef
Departemen Pengembangan Keprofesian
Himafarin IPB 2017
Kabinet Huhate
@himafarinipb

Categories: Berita Kampus dan Akademik, Event | Leave a comment

Kapal Perikanan

17493633_235336406936163_166608588935004160_n

Repost from : Fahmi Hakimi
. . .
Kapal perikanan merupakan kapal, perahu, alat apung lainnya yg dipergunakan untuk melakukan penangkapan ikan, membantu operasi penangkapan ikan, pembudidayaan ikan, pengangkutan ikan, pengolahan ikan, pelatihan perikanan, dan penelitian/eksplorasi perikanan (UU RI No. 45 Tahun 2009).

#FishermanEdu
#KabinetHUHATE
#Kapal
#Kapalperikanan
@himafarinipb
http://himafarin.lk.ipb.ac.id

Categories: Fisherman Edu | Leave a comment