browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Ciptakan Wirausahawan Nelayan Pesisir

Posted by on 1 August 2010
Ciptakan Wirausahawan Nelayan Pesisir
Melalui Pelatihan Pengembangan Usaha Produktif & Penguatan LKM

Kepulauan Selayar, DKP– Dengan menyadari beragam permasalahan mendasar yang sedang membelit kehidupan nelayan pesisir Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dalam beberapa tahun terakhir ini. Termasuk,  santernya cara-cara penangkapan ikan secara illegal dan masih relatif minimnya industri kelautan di wilayah itu.
Belum lama ini, Dinas Kelautan & Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar kembali unjuk kebolehan melalui keberhasilan instansi yang dinakhodai Dr. Ir. Marjani Sultan, M.Si tersebut dalam menggelar rangkaian kegiatan temu usaha dan workshop penguatan LKM yang dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan pengembangan usaha produktif.
Menurut Kepala Dinas Kelautan & Perikanan  Kepulauan Selayar,  Dr. Ir. Marjani Sultan, M.Si, “dua rangkaian kegiatan yang berlangsung selama empat hari  tersebut, sengaja digelar, sebagai salah satu wujud konsistensi DisKP setempat, untuk dapat membebaskan masyarakat nelayan pesisir dari cengkraman problematika permasalahan yang tengah mereka hadapi di tengah kerasnya daya saing ekonomi sekarang ini”.
Salah satunya, dengan berupaya maksimal untuk menciptakan keterbukaan lapangan kerja baru di kalangan masyarakat nelayan pesisir Bumi Tanadoang. Terlebih lagi, disaat melihat masih cukup rendahnya tingkat pendidikan, keterampilan kerja masyarakat, serta belum mantapnya mental wirausaha produktif masyarakat nelayan di dalam melihat peluang usaha mandiri.
Meski,     keberhasilan berwiraswasta tidaklah identik dengan seberapa berhasil seseorang menjadi kaya, melainkan lebih melihat, bagaimana seseorang bisa membentuk, mendirikan, serta menjalankan usaha dari sesuatu yang tadinya belum ada, menjadi ada, sampai kemudian usaha yang dijalankannya dapat berkembang dan maju.
Dikatakannya, seberapa kecilpun skala suatu usaha, jika dimulai dengan niat baik, cara-cara yang bersih, taat hukum, keberanian, dan kemandirian, sejak dari nol hingga bisa berjalan dengan baik dan bertahan ditengah tantangan zaman, maka nilai kewirausahaannya jelas lebih berharga, dari pada sebuah perusahaan besar yang dimuali dengan kemudahan dan bergelimangan fasilitas.
Perlu digaris bawahi, bahwa  dalam merintis kewirausahaan,  kerja keras dan ikhtiar adalah hal terpentingn yang tidak dapat terpisahkan satu sama lain.  Kekayaan menjadi relatif sifatnya, sebagai produk bawaan dari sebuah usaha yang berorientasi ke arah prestasi dan hasil kerja dari pribadi positif yang berjuang meraih kemandirian hidup.
Dijelaskannya, kewirausahaan menggariskan, bahwa seorang wirausahawan yang baik adalah sosok pengusaha yang tidak sombong pada saat jaya dan tidak berputus asa ketika menghadapi tantangan.
Dalam kaitan inilah, kata Marjani, “dibutuhkan adanya keterpaduan pelatihan kewirausahaan dengan temu usaha dan workshop LKM, tegas Marjani dalam keterangan Persnya dihadapan wartawan hari Kamis, (29/7) siang”.
Lebih jauh Marjani berharap, pelatihan usaha produktif ini dapat memberikan harapan terhadap tumbuhnya wirausahawan dari lingkungan masyarakat nelayan pesisir  yang mampu mendirikan dan membangun usahanya.
Kendati hal tersebut harus dilakukan secara bertahap dengan sebuah modal keberanian dan kemandirian untuk memajukan usahanya, hingga usaha itu, dapat berdaya saing tinggi.(fadly syarif)
Share/Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *