browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Observasi Bawah Air

Posted by on 20 June 2010
Pengamatan atau observasi tingkah laku ikan bisa dilakukan dengan dua car, yaitu: observasi laboratorium (laboratory experiment) dan obsevasi lapangan (field experiment) yang dapat dilakukan secara langsung atau tidak langsung. Kelebihan pengamatan secara langsung yaitu kita dapat langsung mempelajari tingkah laku ikan dan terkontrol dalam skala laboratorium. Kekurangannya, ada keterbatasan jangkauan penglihatan dan area pengamatan. Sedangkan untuk pengamatan tidak langsung, kelebihannya adalah kelebihan jangkauan lebih jauh daripada pengamatan secara langsung. Kekurangannya adalah kita tidak dapat melihat dan mengetahui jenis ikan secara langsung serta hasil pengamatan perlu dianalisis lebih lanjut.
Pengenalan peralatan yang dilakukan untuk observasi tingkah laku ikan sangat penting untuk dilakukan karena pengenalan alat-alat tersebut merupakan langkah awal untuk mengamati tingkah laku ikan. Alat-alat tersebut juga akan membantu observasi tingkah laku ikan.
Dalam proses untuk mengobservasi tingkah laku ikan, kita perlu mengenal peralatan yang akan digunakan dalam observasi tersebut. Peralatan untuk mengobservasi tingkah laku ikan dibagi menjadi dua, yaitu: peralatan laboratorium dan peralatan yang digunakan di lapangan. Adapun peralatan yang ada di lapangan adalah sebagai berikut.
ROV (Remote Operated Vehicle)
Remote Operation Vehicle (ROV) secara umum dikenal sebagai kapal selam mini, dioperasikan dengan menggunakan sistem kontrol. Pada ROV terdapat kamera yang bisa diatur; dua buah lampu (AC 100 watt) untuk penerangan objek; power supply yang di dalamnya terdapat indikator kedalaman; empat baling-baling yang masing-masing arah dan kecepatannya independen, berfungsi untuk menjaga ketinggian ROV; remote control yang digunakan untuk mengatur ROV saat di bawah permukaan air. dan kompas. Alat ini juga dilengkapi kamera video yang hanya bisa digunakan untuk melihat tidak untuk mengambil specimen.
Faktor pembatas dari alat ini adalah kabel dan dapat dioperasikan sampai kedalaman maksimal 75 meter.
Marine Pack (Underwater Video Housing)
Marine Pack membantu kita untuk menjalankan setiap fungsinya dengan menyelam di dalam air. Bagian housingnya aman jika dibuka dan tali pergelangan tangan yang besar membuat orang nyaman ketika bekerja (Anonim 2006).

Underwater TV Camera, Kamera Foto (Picture Underwater) dan Senter Bawah Air
Underwater TV camera terdiri dari transmitter; antena (sepanjang 2 km); kamera; power supply; receiver; monitor TV dan alat perekam. Pada kamera sudah dilengkapi dengan lampu infraredsehingga kita bisa melihat dalam keadaan gelap.
Selain peralatan yang digunakan di lapangan, untuk mengobservasi tingkah laku ikan adapula peralatan yang digunakan di laboratorium:
Histoembedder
Perlengkapan penelitian mikroteknik tingkah laku ikan antara lain histo embedder dan vaccum oven. Histo embedder digunakan untuk menggantikan cairan dalam jaringan dengan lilin, sedangkan vaccum oven berguna untuk mempercepat proses embedding (Diniah 2008).
Akuarium dan Mini Flume Tank
Akuarium umumnya digunakan dalam penelitian tingkah laku ikan. Akuarium digunakan sebagai tempat aklimatisasi dan atau penyimpanan ikan sebagai objek penelitian. Akuarium terbuat dari kaca, untuk penelitian tingkah laku ikan biasanya dilengkapi dengan peralatan aklimatisasi. Mini flume tank digunakan khusus untuk mengamati tingkah laku ikan yang kompleks, misalnya tentang pola dan kecepatan renang ikan, tingkah laku berkelompok, tingkah laku makan, ketajaman mata ikan terhadap warna atau bentuk benda, dan sebagainya (Diniah 2008).
Share/Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *