browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Pemerintah Berdayakan Galangan Kapal Tradisional

Posted by on 25 May 2011

: Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengatakan pemerintah akan menghidupkan kembali tradisional dengan menyerahkan pembuatan 1.000 kapal dengan kapasitas 30 Gross Ton (GT) bantuan pemerintah. “Kapal-kapal bantuan pemerintah untuk nelayan akan diserahkan pembuatannya kepada pemilik tradisional untuk menghidupkan aktivitas di galangan di seluruh wilayah pesisir, Hal itu dikatakannya usai meresmikan tradisional Lunas Inkamina sekaligus menyerahkan tiga kapal bantuan untuk nelayan di Kelurahan Pasar , Kecamatan Teluk Segara, Kota . Tiga kapal berkapasitas 30 Gross Ton (GT) diserahkan pembuatannya kepada Lunas Inkamina dengan nilai anggaran lebih dari Rp1 miliar. Untuk Provinsi kebetulan tendernya dimenangkan Lunas Inkamina dan ini akan hidup kembali untuk membuat kapal ukuran 30 GT. Pada tahun ini pemerintah mengadakan 265 unit kapal kapasitas 30 GT yang dibagi untuk nelayan di 33 provinsi. Pemerintah menargetkan hingga 2012 akan terbagi 1.000 unit kapal 30 GT untuk seluruh nelayan. Karena saat ini baru 2 persen nelayan kita yang menggunakan kapal ukuran 30 GT, sisanya 98 persen masih menggunakan dibawah itu, bahkan masih banyak yang 5 GT. Kapasitas kapal yang kecil tersebut membuat daya jelajah kapal nelayan sangat terbatas dan tidak mampu mengarungi perairan lepas hingga ke Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).  Akibatnya, para nelayan Tanah Air tidak mampu bersaing dengan nelayan luar negeri seperti Malaysia, Thailand, China, bahkan Vietnam. Kemampuan keuangan nelayan, menurutnya, sangat terbatas untuk memiliki kapal berukuran 30 GT tersebut sehingga perlu diintervensi oleh pemerintah. “Kami berupaya kapal nelayan dibawah 30 GT pelan-pelan akan semakin sedikit dan digantikan kapal berkapasitas lebih baik,” tambahnya. Pemilik Lunas Inkamina Rizwan Efendi mengatakan program pemerintah untuk menghidupkan tradisional disambut baik pelaku usaha di bidang bahari. “Kami sangat terbantu dengan program ini, mudah-mudahan terus berlanjut sehingga nelayan bisa lebih sejahtera,” katanya. Ia mengatakan butuh waktu 5 hingga 6 bulan untuk membuat satu kapal dengan kapasitas 30 GT tersebut dengan anggaran lebih dari Rp300 juta. Sementara itu, kemampuan jelajah kapal tersebut diperkirakan mencapai 300 mil laut dan mampu bertahan hingga 10 tahun. (Ant/OL-2)

Source: media

Share/Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *