browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Pengetahuan Gill Net Secara Umum

Posted by on 29 September 2010

Pengetahuan Gill Net Secara Umum


Gill net sering diterjemahkan dengan “jaring insang”, “jaring rahang”, “jaring” dan lain-lain. Istilah gill net didasarkan pada pemikiran bahwa ikan-ikan yang tertangkap ”gill net” terjerat disekitar operculumnya pada mata jaring. Dalam bahasa jepang, gill net disebut dengan istilah ”sasi ami”, yang berdasarkan pemikiran bahwa tertangkapnya ikan-ikan pada gill net, ialah dengan proses dengan proses bahwa ikan-ikan tersebut ”menusukkan diri-sasu” pada ”jaring-ami”. Di Indonesia, penamaan gill net ini beraneka ragam, ada yang menyebutnya berdasarkan jenis ikan yang tertangkap (jaring koro, jaring udang, dan sebagainya), ada pula yang disertai dengan nama tempat (jaring udang Bayeman), dan sebagainya (Ayodhyoa, 1981).

Pada umumnya, yang disebutkan dengan gill net ialah jaring yang berbentuk empat persegi panjang, mempunyai mata jaring yang sama ukurannya pada seluruh jaring, lebar lebih pendek jika dibandingkan dengan panjangnya.

Tertangkapnya ikan-ikan dengan gill net ialah dengan cara ikan-ikan tersebut terjerat (gilled) pada mata jaring ataupun terbelit (entangled) pada tubuh jaring. Pada umumnya ikan-ikan yang menjadi tujuan penangkapannya ialah jenis ikan yang horizontal migration dan vertikal migration-nya tidak seberapa aktif. Dengan perkataan lain, migration dari ikan-ikan tersebut terbatas pada suatu range layer-depth tertentu.

Prinsip penangkapan dengan gill net adalah dengan jalan memasang gill net tersebut di perairan yang sering dilewati ikan baik secara bergerombol maupun satu persatu. Ikan-ikan tertangkap karena menabrak jaring dan kemudian tersangkut atau terlibat/ tergulung oleh alat tersebut.

Karena pemasangan alat bertujuan agar dilanggar/ ditabrak oleh ikan, maka sebaiknya warna jaring harus disesuaikan dengan warna perairan tempat gill net akan dioperasikan, atau kadang-kadang dipergunakan bahan yang transparan untuk pembuatan alat tersebut, seperti monofilament agar jaring tersebut tidak dapat dilihat oleh ikan bila dipasang di perairan.

Share/Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *