browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

PERALATAN SNORKELING

Posted by on 20 June 2010

Snorkeling (selam permukaan) atau selam dangkal (skin diving) adalah kegiatan berenang atau menyelam dengan mengenakan peralatan berupa masker selam dan snorkel. Selain itu, penyelam sering mengenakan alat bantu gerak berupa kaki katak (sirip selam) untuk menambah daya dorong pada kaki.

Snorkel adalah peralatan selam berupa selang berbentuk huruf J dengan pelindung mulut di bagian ujung sebelah bawah. Alat ini berfungsi sebagai jalan masuk udara ketika bernafas dengan mulut tanpa harus mengangkat muka dari permukaan air. Pemandangan bawah air bisa dilihat sambil berenang dengan wajah menghadap ke permukaan air dan bernafas melalui snorkel. Penyelam bisa mengambil nafas dalam-dalam sebelum menyelam ke bawah air. Penyelam SCUBA menggunakan snorkel untuk menghemat udara di dalam tabung sewaktu berenang di permukaan air.

Kegiatan snorkeling bisa dilakukan semua orang. Penyelam yang tidak bisa berenang atau tidak bisa mengapung bisa mengenakan baju pelampung. Ketika menyelam di air bersuhu rendah, penyelam memakai baju selam untuk menjaga tubuh dari kedinginan. Selain itu, baju selam merupakan pelindung tubuh dari luka tergores terumbu karang atau sengatan ubur-ubur.

Selain menguasai cara bernafas dengan mulut melalui snorkel, kegiatan snorkeling tidak memerlukan pendidikan khusus. Pemula yang belum pernah melakukan snorkeling bisa mempelajarinya dalam waktu singkat dari pemandu selam. Cara mengenakan masker, snorkel dan kaki katak bisa dipelajari dari pemandu selam, toko selam atau tempat penyewaan alat selam di pinggir pantai. Walaupun demikian, seperti halnya selam SCUBA, kegiatan snorkeling tidak untuk dilakukan seorang diri, melainkan bersama teman atau secara berkelompok.

Snorkeling adalah kegiatan rekreasi air yang populer, terutama di resor pantai tropis dan lokasi selam SCUBA yang dangkal. Penyelam bisa mengamati beraneka ragam flora dan fauna bawah laut, seperti: terumbu karang, ikan, kerang, bintang laut, rumput laut, ubur-ubur, udang, dan penyu. Selain itu, snorkeling juga dilakukan orang di danau air tawar atau sungai.

  • Masker

    Masker selam adalah jendela kedap air yang melindungi sebagian wajah, terutama mata dan hidung dari air. Bagian lensa dibuat dari kaca pengaman sementara kantong hidung serta kerangka masker dibuat dari silikone atau karet. Di bagian sisi masker terdapat tempat untuk memasang snorkel.

    Sewaktu mengenakan masker, penyelam bernafas dengan mulut. Masker dapat menjadi berembun atau kemasukan air bila penyelam memaksa untuk bernafas melalui hidung. Rambut penyelam juga tidak boleh terjepit di antara masker dan wajah supaya masker tidak kemasukan air.

    Masker tersedia dalam berbagai ukuran, termasuk untuk anak-anak dan wanita. Dibandingkan masker selam SCUBA, masker snorkeling umumnya berukuran lebih kecil agar kantong udara di dalam masker menjadi sekecil mungkin.

    Penyelam harus memakai ukuran masker yang pas dengan wajah agar masker tidak kemasukan air. Ukuran masker yang pas bisa diperiksa tanpa perlu memasangkan tali pengikat di kepala. Masker diletakkan di wajah dan ditekan sambil menarik nafas perlahan-lahan. Bila masker tidak jatuh, maka ukuran masker sesuai dengan wajah pemakainya. Tekanan air membuat masker menjadi kedap udara, sementara tali pengikat hanya menahan masker agar tidak terlepas.

    • Snorkel

    Snorkel terdiri dari dua bagian, yaitu selang udara dan pelindung mulut. Selang dibuat dari plastik atau karet keras, dengan ukuran diameter sekitar 2 cm dan panjang sekitar 30 cm. Selang yang terlalu panjang membuat bernafas menjadi sulit, dan memperbesar kemungkinan penyelam menghisap kembali karbon dioksida yang tertahan di dalam selang.

    Pelindung mulut dibuat dari silikon atau karet, dan terdiri dari penutup berbentuk lengkung dan bagian untuk digigit. Ukuran pelindung mulut juga harus sesuai dengan ukuran mulut. Ketika menyelam di bawah air, udara di dalam snorkel keluar dan air masuk ke dalam snorkel. Ketika sampai di permukaan, air dalam snorkel dikuras dengan cara menghembuskan udara keras-keras dari dalam mulut. 

    • Kaki Katak

      Kaki katak adalah sepatu karet dengan sirip yang melebar di bagian ujung kaki. Snorkeling bisa saja dilakukan tanpa kaki katak, tapi alat ini bisa menambah daya dorong kaki manusia ketika berenang.

      Kaki katak terdiri dari dua jenis: tumit terbuka (open heel) dan kaki tertutup (full foot atau pocket foot). Jenis kaki katak kaki tertutup tersedia dalam berbagai ukuran seperti halnya ukuran sepatu. Dibandingkan kaki katak tumit terbuka, jenis kaki katak tertutup memiliki ujung sirip yang lebih pendek. Ketika memakai kaki katak tumit terbuka, penyelam mengenakan sepatu bot dari bahan neoprena. Sepatu bot berfungsi sebagai pelindung kaki dari dari luka, dinginnya air, atau pencegah lecet. Kaki katak tumit terbuka hanya dibuat dalam beberapa ukuran: kecil, sedang, besar, dan ekstra besar. Ukuran kaki katak disesuaikan dengan kaki pemakainya dengan mengencangkan sabuk di bagian tumit.

      PERALATAN SCUBA DIVING

      Selam SCUBA adalah penggunaan alat pernapasan bebas untuk berada bawah air dalam waktu lama untuk penyelaman rekreasi dan penyelaman profesional. Biasanya penyelam berenang di bawah air, namun berjalan dan penggunaan kendaraan propulsi penyelam juga dimungkinkan. Kata SCUBA merupakan sebuah akronim untuk “Self Contained Underwater Breathing Apparatus“. Ada beberapa peralatan dasar scuba diving, yaitu sebagai berikut.

      • Mask

      Fungsi dari mask adalah untuk membuat kita dapat melihat dengan jelas saat berada di dalam air dan dapat juga berfungsi melindungi mata dari iritasi. Mask dibutuhkan untuk menciptakan ruang udara disekitar mata. Mask umumnya terbuat dari rubber atau bahan silikon plastik dan kaca pada mask terbuat dari bahan kaca tempered, yaitu bahan yang kuat dan tidak mudah tergores.
      Mask akan mengalami suatu tekanan hidrostatis saat kita menyelam. Keadaan ini tentunya akan mengakibatkan ketidaknyamanan dan cara untuk mengatasi ketidaknyamanan tersebut adalah dengan ekualisasi, yaitu dengan cara menghembuskan udara ke dalam mask melalui hidung, Hal tersebut dilakukan untuk menyetarakan tekanan disekitar mask kita

        • Fins

          Fin atau sering disebut juga sepatu katak berfungsi untuk membantu mobilitas dan menambah efektifitas gerakan dengan usaha dan tenaga seminimal mungkin. Fin berguna untuk mendapatkan daya dorong untuk bergerak dan maju secara konstan. Fin memiliki dua tipe, yaitu jenis full foot dan open heel. Kedua jenis ini terbuat dari bahan seperti rubber, thermoplastic dan berbagai campuran bahan lainnya.

          • Full foot. Tipe ini memiliki model yang sangat sederhana karena penyelam dapat lansung memakainya tanpa harus menggunakan boot terlebih dahulu. Fin full foot paling banyak digunakan terutama bagi mereka yang menyukai skin diving karena harganya yang ekonomis dibandingkan dengan jenis open heel. Fin tipe ini sangat mudah digunakan terutama saat penyelaman dengan menggunakan boat karena cukup praktis dan ringkas.
          • Open heel. Jenis ini didesain untuk dipergunakan dengan boot/sepatu dan memiliki strap yang berupa pengikat yang bisa diatur sesuai dengan ukuran kaki. Fin ini memiliki bentuk yang kokoh dibanding full foot. Keunggulannya adalah saat kita menyelam di daerah pantai, kaki tidak akan terinjak karang atau terkena binatang laut sehingga kita dapat berjalan dengan aman.
            • Boot

              Ada beberapa alasan penggunaan sepatu atau boot saat SCUBA diving, salah satunya adalah untuk menghindari kaki lecet serta memperkokoh posisi pemakaian fin open heel dan yang paling penting adalah untuk menghindari kaki dari cidera saat berjalan di pantai yang banyak karang dan binatang laut yang berbahaya seperti sea urchin (bulu babi), stone fish dan sebagainya. Boot umumnya terbuat dari bahan neoprene.

                • BCD (Bouyancy Compensator Device)

                  BCD berguna untuk mempertahankan daya apung positif saat berada di permukaan dan juga daya apung netral atau netral bouyancy saat sedang menyelam. Dengan menggunakan BCD, kita dapat turun, naik dan mengapung di permukaan dengan mudah dan efisien sehingga tidak banyak mengeluarkan tenaga. BCD memiliki bagian-bagian yang harus diketahui dengan baik oleh pemakainya, seperti penggunaan low pressure inflator misalnya saat membuang udara dalam BCD inflate untuk mengapung di permukaan. Ada 3 jenis BCD, yaitu tipe front mount, back mounted dan jacket style, namun dari ketiga jenis ini yang paling populer dan banyak digunakan adalah tipe jacket style.

                  • Regulator

                    Regulator adalah alat yang menyalurkan udara kepada penyelam dengan cara merubah tekanan tinggi dari tabung SCUBA menjadi udara yang bertekanan sesuai dengan kebutuhan penyelam (Intermediate Pressure). Regulator terdiri dari beberapa bagian dan fungsi, yaitu sebagai berikut.

                    • First Stage, yang berfungsi mengurangi tekanan tinggi pada tabung hingga tingkat menengah dan menjaga agar tekanan tetap konsatan pada saat menyelam.
                    • Second Stage, berfungsi mengurangi tekanan menengah pada selang regulator hingga mencapai tekanan yang sesuai sehingga mempermudah pernafasan saat menyelam.
                    • Purge Button atau katup pembuangan. Katup ini digunakan untuk mengeluarkan dan membersihkan air yang masuk dari mouth place pada second stage dengan cara menekan katup pada second stage.
                    • Alternate Air Source. Alat ini lebih dikenal dengan nama octopus. Alternate air source adalah second stage dengan selang (hose) yang lebih panjang dan terpasang pada first stage regulator, umumnya hose/selang terpasang berwarna kuning. Alat ini dipergunakan sebagai cadangan udara saat kehabisan udara saat di bawah air.
                    • Submersible Pressure Gauge. Alat ini terdiri dari beberapa bagian seperti pressure gauge yang berfungsi sebagai alat pengukur kedalaman. Terkadang juga terdapat kompas sebagai penunjuk arah di dalam console. Jadi ketiga bagian alat tersebut disatukan dalam satu bagian yang berupa console.

                    • Tank

                      Tabung SCUBA umumnya terbuat dari bahan seperti steel baja dan alumunium, tetapi saat ini tabung alumunium lebih banyak digunakan karena lebih mempengaruhi daya apung. Tabung memiliki katup silinder (valve) yang terhubung dan terpasang pada bagian atas. Tabung katup tersebut akan dibuka pada saat akan diperiksa. Umumnya tabung berisi penuh dengan tekanan 3000 PSI atau satuan bar 200 bar. Isi dari tabung yang digunakan untuk penyelaman rekreasi adalah udara biasa yang dimampatkan dengan pengisisan melalui kompresor. Fitur pengaman terdapat pada setiap jenis tabung, yaitu berupa burst disk/piringan ledak yang berfungsi mencegah tabung meledak saat tekanan pada tabung melebihi batas.

                        • Wet Suit

                          Wet suit adalah pakaian selam yang berfungsi untuk menjaga tubuh kita dari kehilangan panas secara cepat dan berlebihan. Manfaat lainnya yaitu sebagai proteksi terhadap goresan karang maupun binatang laut seperti ubur-ubur (sea wasp) dan juga berguna untuk melindungi kulit dari sengatan matahari secara langsung. Wet suit yang digunakan umumnya adalah jenis shorty, yaitu berlengan pendek dan ukuran kaki sebatas paha, serta jenis long, yaitu lengan panjang sebatas pergelangan tangan dan panjang kaki sebatas pergelangan kaki. Ukuran ketebalannya pun bervariasi  dari yang tipis sampai dengan yang tebal. Bahan yang digunakan untuk wet suit adlah terbuat dari bahan neoprene.

                          Wet suit memiliki struktur pori-pori yang dapat memerangkap udara sehingga menambahkan efek daya apung. Jangan menggunakan wet suit yang terlalu sempit karena sirkulasi serta gerakan kita akan terhambat.

                            • Weight Belt

                              Saat akan menyelam, pemberat diperlukan karena alamiah tubuh sewaktu berada di dalam air adalah mengapung (positive buoyancy). Hal ini dikarenakan tubuh memiliki paru-paru yang berfungsi sebagai pelampung di air. Pemberat memiliki 2 model, yaitu berbentuk sabuk dan integrated system atau pemberat yang tergabung posisinya di saku BCD.

                                • Snorkel

                                  Snorkel adalah alat berbentuk seperti pipa yang berfungsi untuk bernafas di permukaan air saat skin diving. Fungsi dari snorkel adalah membuat kita bernafas dengan mudah tanpa harus mengangkat kepala keluar dari air. Snorkel juga dapat membuat kita lebih leluasa mengamati dan melihat keadaan bawah air secara terus menerus dengan lebih rileks dan tenang. Penggunaan snorkel cukup mudah dan sangat sederhana untuk dipahami. Pada saat skin diving, apabila ada air yang masuk ke dalam ujung snorkel maka kita harus meniup supaya air tersebut keluar. Sebelum meniup, kita harus mengambil nafas terlebih dahulu.


                                  Share/Bookmark

                                  Leave a Reply

                                  Your email address will not be published. Required fields are marked *