browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

RI Penghasil Rumput Laut Terbesar Dunia

Posted by on 22 July 2010
RI Penghasil Rumput Laut Terbesar Dunia

JAKARTA SI)-Indonesia merupakan negara penghasil rumput laut terbesar di dunia namun potensi tersebut masih belum dikembangkan. Jika bisa dikembangkan, target Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk produksi rumput laut mencapai 10 juta ton per tahun pada 2014 dapat tercapai.


“Rumput laut adalah komoditas unggulan dalam Kementerian Kelautan, produksi kita juga telah melampaui Filipina,pangsa pa-sar-nya di Eropa dan China juga cukup besar,” kata Chairman Indonesia Seaweed Commission Farid Maruf di Jakarta kemarin.

Berdasarkan data KKP, total produksi rumput laut di mdonesia pada 2009 berjumlah 2,252 juta ton atau naik 5% dari 2008 sebanyak

2,145 juta ton. Untuk mencapai target tersebut, KKP bersinergi dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Komunikasi dan Informasi dengan mengadakan Seaweed International Business Forum andExhibition(Seabfex).

KetuaAcaraSeabfex Anny Kus-tantiny menyatakan, tujuan diadakannya forum hisnisini untuk men-dorongindustri rumput laut di daerah yang dinilai masih kurang diwadahi. “Ini merupakan usaha yangpadatkaryatapikurangdipro-mosikan potensinya. Untuk itu, event ini adalah momen yang tepat untuk menggali potensi didaerah,” kata Anny yang juga menjabat Direktur Investasi dan Bisnis Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Anny menjelaskan, forum bis-nis yang diselenggarakan pada 14-17 Juli 2010 di kota Surabaya ini adalah penyelenggaraan yang ketiga kalinya. Seabfex pertama kali berlangsung pada 2008 di Bali, sedangkan pada 2009 diadakan di Makassar. Pada acara sebelumnya forum bisnis ini telah sukses mengembangkan potensi bisnis rumput laut di daerah. “Dalam hal ini kami bertugas sebagai mediator antara penambak rumput laut dan pelaku usaha industri,” tandasnya Sebagai pelaku usaha bisnis, Farid menyadari bahan baku industri dari rumput laut begitu potensial. Menurutnya, saat ini tidak kurang 500 hasil akhir produksi yang terbuat dari rumput laut.Tapi sayangnya, menurut Farid, baru ada 23 pabrik pengolahan rumputlaut di Indonesia. “Untuk itu kami mencoba mengembangkan secara terintegrasi, kuncinya ada di daerah,” ujar Farid.

Data KKP menyebutkan volume dan nilai ekspor rumput laut secara global pada 2008 mencapai 102 juta ton dengan nilai USD124,36 juta. Pada 2015 pemerintah menargetkan produksi rumput laut mencapai 10 juta ton per tahun. Anny menjelaskan, target tersebut dilakukan bertahap selama lima tahun. “Saat ini kita sedang mengembangkan bibit rumput laut dengan mencari potensi di daerah,” ungkap Anny. Dirinya juga menjelaskan, KKP membentuk Konsultasi Keuangan Mitra Bank sebagai penghubung pelaku indus tridanpenambakrumputlaut. (heru febrianto)

Sumber : Harian Seputar Indonesia 13 Juli 2010,hal.19
Share/Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *